E-LITIGATION AS THE AMENITIES FOR THE PRINCIPLE OF CONTANTE JUSTITIE MANIFESTATION OF CIVIL JURISDICTION IN INDONESIA

Zil Aidi


Zil Aidi(1*)

(1) Diponegoro University Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


E-litigation or electronic-based trials is one of the features of e-court. This study seeks to provide answers regarding the extent to which the role of e-litigation in realizing the principle of contante justitie in the judiciary in Indonesia, especially in civil courts. This research also discusses what factors hinder the implementation of e-litigation in civil courts in Indonesia. The research that uses Yogyakarta District Court (PN) and Marabahan District Court (PN) as the object is qualitative research, which is juridical empirical and analyzes the collected data using qualitative descriptive methods.) The results showed that both the Yogyakarta District Court and the Marabahan District Court had e-litigation features available. Still, they had not fully contributed optimally in realizing the contante justitie principle in civil court. In the two PN's above, there are already several court users who use the e-litigation feature, especially regarding the submission of claims, answers, replicas, duplicates, conclusions, and written evidence electronically as reading the verdict electronically. However, for the electronic examination of witness and expert evidence, no court user has used it. The things that hinder the implementation of e-litigation in those district courts are court users' reluctance to use the e-litigation feature due to the unpractical regulation and the lack of internet availability signal access.


Keywords


Civil Procedural Law; E-Litigation; Contante Justitie Principle.

Full Text:

PDF

References


Achmad, Rafli Fadilah. (2019). “E-Court, Prospek Cemerlang Masa Depan Peradilan Indonesia”, https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5bd6d11999924/e-court--prospek-cemerlang-masa-depan-peradilan-indonesia-oleh--rafli-fadilah-achmad/, diakses pada tanggal 10 Februari 2020.

Aidi, Zil. (2020). Implementasi E-Court Dalam Mewujudkan Penyelesaian Perkara Perdata Yang Efektif Dan Efisien, Jurnal Masalah-Masalah Hukum Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Vol. 49 No.1.

Andayani, Dwi. (2019). “MA Targetkan Seluruh Pengadilan Terapkan E-Litigasi Pada 2020”, https://news.detik.com/berita/d-4713073/ma-targetkan-seluruh-pengadilan-terapkan-e-litigasi-pada-2020 diakses pada 9 Februari 2020

Anggraeni, RR. Dewi. (2020). Wabah Pandemi COVID-19 Urgensi Pelaksanaan Sidang Secara Elektronik, Adalah: Buletin Hukum dan Keadilan, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Vol. 4 No. 1.

Asikin, Zainal. (2004). Pengantar Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Basarah, Mochamad. (2007). Prospektif sistem Peradilan Di Indonesia, Jurnal Syiar Hukum, Universitas Islam Bandung, Vol. 9 No. 3.

Djatmiko, Hary. (2019). Implementasi Peradilan Elektronik (E-Court) Pasca Diundangkannya Perma Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik, Jurnal Legalita, Vol 01, No.1.

Elnizar, Norman Edwin. (2019). “Siap-siap Litigasi Lewat E-Court Dimulai Tahun Ini” https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5d08d96f10a83/siap-siap--litigasi-lewat-e-court-dimulai-tahun-ini/, diakses pada 9 Februari 2020

Fahmiron. (2020). Wawancara Hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta pada tanggal 30 September 2020.

Fitriadi, Mireza, Prawira, Mohamad Yudha & Aidi, Zil. (2017). Economic Policy Package: How Policy Delivery Affects Business Competition, Prosiding Seminar Internasional Academic Network on Competition Policy, 6 September 2017, Bali.

Germany Platform Industrie 4.0. (2019). “What Is Industrie 4.0”, https://www.plattform-i40.de/PI40/Navigation/EN/Industrie40/WhatIsIndustrie40/what-is-industrie40.html diakses pada tanggal 10 Februari 2020.

Hairi, Prianter Jaya. (2011). Antara Prinsip Peradilan Sederhana, Cepat dan Berbiaya Ringan dan Gagasan Pembatasan Perkara Kasasi, Jurnal Negara Hukum, Bidang Hukum, Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI, Vol. 2, No. 1.

Hamzah, Mohammad Amir. (2015). Tolak Ukur Prinsip Hukum Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan pada Peradilan Perdata, Rechtldee Jurnal Hukum, Vol. 10 No.1.

Haryanti, Novitasari Tri. (2020). Wawancara Hakim Pengadilan Negeri Marabahan pada tanggal 15 Oktober 2020.

Hidayat, Rofiq. (2016). “MA Harus Fokus Pembenahan Pelayanan Publik di Pengadilan”, https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt57b6fbf0efdf6/ma-harus-fokus-pembenahan-pelayanan-publik-di-pengadilan/, diakses pada tanggal 10 Februari 2020.

Lumbanraja, Anggita Doramia. (2020). Perkembangan Regulasi dan Pelaksanaan Persidangan Online di Indonesia dan Amerika Serikat Selama Pandemi Covid-19, Jurnal Crepido, Universitas Diponegoro, Vol. 2 No.1.

Mahkamah Agung. (2019a). Buku Panduan E-Court, Jakarta: Mahkamah Agung.

Mahkamah Agung. (2019b). “Laporan Pelaksanaan Kegiatan”, https://badilum.mahkamahagung.go.id/publik/laporan/laporan-tahunan.html, diakses pada 1 November 2020.

Mahkamah Agung. (2020a) “Peta E-Court Peradilan Umum. https://ecourt.mahkamahagung.go.id/mapecourt_umum diakses pada tanggal 17 Oktober 2020

Mahkamah Agung. (2020b). “Peta E-Court Peradilan Umum PN Yogyakarta”. https://ecourt.mahkamahagung.go.id/mapecourt_umum diakses pada tanggal 17 Oktober 2020

Mahkamah Agung. (2020c). “Peta E-Court Peradilan Umum PN Marabahan”. https://ecourt.mahkamahagung.go.id/mapecourt_umum pada tanggal 17 Oktober 2020

Mulyadi, Lilik. (2007). Hukum Acara Pidana: Normatif, Teoritis, Praktik dan Permasalahannya, Bandung: Alumni.

Retnaningsih, Sonyendah, Disriani Latifah Soroinda Nasution, Rouli Anita Velentina, Kelly Manthovani. (2020). Pelaksanaan E-Court Menurut Perma Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Administrasi Perkara Di Pengadilan Secara Elektronik dan E-Litigation Menurut PERMA Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administrasi Perkara Dan persidangan Di Pengadilan Secara Elektronik (Studi Pengadilan Negeri Di Indonesia), Jurnal Hukum dan Pembangunan, Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Vol. 50 No.1.

Rivki. (2017). “Hukum Penjajah Masih Eksis, Begini Lamanya Proses Gugat Perdata” https://news.detik.com/berita/d-3721354/hukum-penjajah-masih-eksis-begini-lamanya-proses-gugat-perdata, diakses pada 9 Februari 2020.

Sari, Ni Putu Riyani Kartika. (2019). Eksistensi E-Court Untuk Mewujudkan Asas Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan Dalam Sistem Peradilan Perdata di Indonesia, Jurnal Yustitia Universitas Ngurah Rai Bali, Vol. 13 No.1.

Suparman, Eman. (2019). Verplichte Procureustelling Untuk Peradilan Yang Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan, Jurnal Ilmu Hukum Veritas et Justitia, Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, Vol.5 No. 1.

Susthira K, Melalusa. (2019). “Indeks Kepuasan Terhadap Lembaga Peradilan 76%” https://mediaindonesia.com/read/detail/238133-indeks-kepuasan-terhadap-lembaga-peradilan-76 diakses pada 9 Februari 2020.

Syahr, Zulfia Hanum Alfi. (2020). Dinamika Digitalisasi Manajemen Layanan Pengadilan, Prosiding Seminar Nasional Pakar ke-3 Tahun 2020, 29 Februari 2020, Universitas Trisakti, Jakarta.

Wibowo, Budhi S. (2019). “Indonesia dan Industry 4.0 (2)”, http://budhiwibowo.staff.ugm.ac.id/2019/01/08/i4-0-sejarah-kelahiran-industry-4-0/#_ftnref4, diakses pada tanggal 10 Februari 2020.




DOI: http://doi.org/10.33760/jch.v6i2.310

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JCH (Jurnal Cendekia Hukum)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Published by STIH Putri Maharaja Payakumbuh