STUDY OF CONTRACT OBJECT IN MULTI-SERVICE FINANCING USING IJARAH IN ISLAMIC BANK

Kamalia Firdausi


Kamalia Firdausi(1*)

(1) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


In a case of a dispute between an islamic bank and a customer related to multi-service financing using an ijarah contract at an islamic bank, the customer is suing for the cancellation of the contract on the multi-service financing on the grounds that the object of the contract is not the object of the contract, so the contract should be null and void. However, the court decision stated that he rejected the customer's claim. This research was conducted to examine the application of sharia principles in legal considerations in court decisions regarding contract objects in multi-service financing using the ijarah contract. This research is a normative legal research using the statutory approach method. The results of this study indicate that the legal considerations in court decisions regarding the object of the contract in multi-service financing using the ijarah contract are formally correct, but materially there is still a possibility of gharar that is not in accordance with sharia principles.

Keywords


Ijarah; Multi-service Financing: The Object of The Contract.

Full Text:

PDF

References


Abu Azam Al Hadi. (2017). Fikih Muamalah Kontemporer. Depok: Rajawali Pers.

Agus Purwanto. (2017). Analisis Hukum Islam terhadap Akad Ijarah pada Pembiayaan Multiguna Tanpa Agunan di Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT Bee Mass Ngawi. Jurnal Justisia Ekonomika, Vol. 1(1).

Ahmad Syakur. (2010). Hawalah sebagai Alternatif Pembiayaan Multijasa di Lembaga Keuangan Syariah. Jurnal Muqtasid, Vol. 1(2), 345–364.

Ajeng Mar’atus Solihah. (2014). Penerapan Akad Ijarah pada Pembiayaan Multijasa dalam Perspektif Hukum Islam. Az Zarqa’, Vol. 6(1), 103–121.

Akad Pembiayaan Ijarah Multijasa No. 374/IJR/DS/01/2016.

Akad Transaksi Wakalah No. 374/WK/IJR/DS/01/2016.

Akhmad Farroh Hasan. (2018). Fiqh Muammalah dari Klasik hingga Kontemporer (Teori dan Praktik). Malang: UIN-Maliki Malang Press.

Andzari Nurkamilah, Titin Suprihatin, & Eva Misfah Bayuni. (2016). Analisis Fatwa DSN tentang Pelaksanaan Akad Ijarah pada Pembiayaan BMT Itqan Bandung. Prosiding Keuangan dan Perbankan Syariah, Vol. 2(2), 615–623.

Annisa Eka Rahayu, & Neneng Nurhasanah. (2020). Konstruksi Akad Ijarah pada Fatwa DSN-MUI tentang Pembiayaan Multijasa. Laa Maisyir: Jurnal Ekonomi Islam, Vol. 7(1), 86–102.

Eny Latifah, & Cindy Andini Fariskasari. (2020). Relevansi Penerapan Produk Multijasa pada Islamic Microfinance Institutions dengan Kesejahteraan Masyarakat. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, Vol. 2(2), 216–237.

Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 09/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Ijarah.

Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 44/DSN-MUI/VIII/2004 tentang Pembiayaan Multijasa.

Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Ijarah.

Husain Insawan. (2017). Al-Ijarah dalam Perspektif Hadis; Kajian Hadis dengan Metode Maudhu’iy. Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam, Vol. 2(1), 137–154.

Jaih Mubarok, & Hasanudin. (2017). Fikih Mu’amalah Maliyah: Prinsip-Prinsip Perjanjian. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Jaih Mubarok, & Hasanudin. (2017). Fikih Mu’amalah Maliyyah: Akad Ijarah dan Ju’alah. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Mahfudzotin Nikmah, Hari Sutra Disemadi, & Ani Purwanti. (2020). Akibat Hukum Perjanjian Jual Beli Rumah Melalui Kredit Pemilikan Rumah secara Over Credit di Bawah Tangan. Jurnal Cendekia Hukum, Vol. 6(1), 13–28.

Mardhiyah Hayati. (2014). Pembiayaan Ijarah Multijasa sebagai Alternatif Sumber Pembiayaan Pendidikan (Kajian terhadap Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 44/DSN-MUI/VIII/2004 tentang Pembiayaan Multijasa. ASAS, Vol. 6(2), 78–86.

Muhammad Ardi. (2016). Asas-Asas Perjanjian (Akad), Hukum Kontrak Syariah dalam Penerapan Salam dan Istisna. Jurnal Hukum Diktum, Vol. 14(2), 265–280.

Muhammad Syafi’i Antonio. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktek. Jakarta: Gema Insani.

Mukti Fajar ND, & Yulianto Achmad. (2010). Dualisme Penelitian Hukum. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mulya Lazwardi. (2018). Wanprestasi dalam Akad Pembiayaan Ijarah Multijasa (Analisi Putusan Pengadilan Agama Purbalingga No. 1721/Pdt.G/2013/PA.Pbg). RechtIdee, Vol. 13(2), 139–159.

Nurul Khasanah, & Muhamad Mustaqim. (2020). Relevansi Fatwa DSN-MUI pada Praktik Akad Ijarah Pembiayaan Multijasa. Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam, Vol. 11(1), 93–108.

Otoritas Jasa Keuangan. (2015). Kodifikasi Produk dan Aktivitas Standar Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan, Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, & Direktorat Pembiayaan Syariah Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu. (2017). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia 2017. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Roifatus Syauqoti, & Mohammad Ghozali. (2018). Kesesuaian Fatwa DSN/MUI No. 44/DSN-MUI/VIII/2004 dengan Akad Ijarah Multijasa (Studi Kasus di BMT HIRA Cabang Tanon). Jurnal Ijtihad, Vol. 12(1), 1–19.

Salim HS, & Muhaimin. (2018). Teknik Pembuatan Akta Akad Pembiayaan Syariah (Materi Kuliah TPA Dua). Depok: Rajawali Pers.

Silvia Nur Febrianasari. (2020). Hukum Ekonomi Islam dalam Akad Ijarah dan Rahn. Jurnal Qawanin, Vol. 4(2), 193–208.

Sri Sudiarti. (2018). Fiqh Muamalah Kontemporer. Medan: FEBI UIN-SU Press.

Syamsul Anwar. (2007). Hukum Perjanjian Syariah Studi tentang Teori Akad dalam Fikih Muamalat. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Taqiyuddin an Nabhani. (2009). Sistem Ekonomi Islam. Bogor: Al-Azhar Press2.

Winda Ika Pratiwi, & Moch Novi Rifa’i. (2017). Implementasi Akad Murabahah dan Ijarah Muntahiyah Bit Tamlik Pada Produk KPR BRI Syariah KC Malang Kawi. Falah: Jurnal EKonomi Syariah, Vol. 2(2), 156–176.




DOI: http://doi.org/10.33760/jch.v6i2.316

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JCH (Jurnal Cendekia Hukum)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Published by STIH Putri Maharaja Payakumbuh